Luluk Maknuniah Sarmuji: Komunitas Jadi Kunci Gerakan Olahraga Masyarakat

waktu baca 3 menit
Senin, 5 Okt 2026 10:59 18 MSA

JAKARTA, DEWAN.ID – Dewan Penasehat Pengajian Al-Hidayah Luluk Maknuniah Sarmuji menilai komunitas memiliki peran penting dalam membangun budaya olahraga di tengah masyarakat. Menurutnya, gerakan hidup sehat akan lebih mudah berkembang ketika masyarakat memiliki ruang untuk berolahraga secara bersama dan berkelanjutan.

Pandangan tersebut disampaikan Luluk dalam kegiatan Senam Sehat Bersama Lansia dan Launching Senam Pengajian Al-Hidayah, Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-47 Pengajian Al-Hidayah.

Luluk mengatakan, Pengajian Al-Hidayah ingin menjadikan komunitas sebagai salah satu basis untuk mengembangkan kebiasaan hidup sehat. Melalui kegiatan yang dilakukan secara bersama, pesan mengenai pentingnya olahraga dapat diterjemahkan menjadi aktivitas nyata.

“Al-Hidayah berkomitmen mendukung pemerintah dalam menguatkan program gemar hidup sehat dan berolahraga. Karena itu, kegiatan Senam Pengajian Al-Hidayah ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen kami untuk mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat,” ujar Luluk.

Menurutnya, kegiatan senam memiliki manfaat yang lebih luas karena mempertemukan masyarakat dalam satu aktivitas positif. Selain menjaga kebugaran, olahraga bersama dapat menjadi sarana memperkuat interaksi sosial dan silaturahmi.

Al-Hidayah Siapkan Kolaborasi dengan Kemenpora

Luluk menegaskan, Pengajian Al-Hidayah tidak ingin gerakan olahraga berhenti pada satu kegiatan. Karena itu, penguatan kolaborasi dengan pemerintah menjadi salah satu langkah untuk menjaga keberlanjutan program.

“Komitmen tersebut akan diperkuat melalui kolaborasi dengan Kemenpora. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas gerakan olahraga masyarakat sekaligus mendorong kegiatan hidup sehat agar semakin dekat dengan komunitas dan masyarakat luas,” ujar Luluk.

Ia menambahkan, kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah dapat membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan olahraga. Komunitas, menurutnya, dapat menjadi penghubung agar program hidup sehat semakin mudah diterima dan dijalankan.

Kegiatan Senam Sehat Bersama Lansia sekaligus Launching Senam Pengajian Al-Hidayah dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Para peserta mengikuti senam dalam suasana antusias dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan panggung utama dan pembagian doorprize bagi peserta. Kelompok lansia turut ambil bagian dalam kegiatan sebagai bagian dari upaya mendorong masyarakat tetap aktif bergerak.

Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asdep Olahraga Masyarakat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Een Ermawati, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Een menyampaikan pentingnya membangun budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik dan olahraga. Menurutnya, olahraga merupakan bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.

Kegiatan tersebut dihadiri Dewan Penasehat Pengajian Al-Hidayah, jajaran Pengurus DPP Pengajian Al-Hidayah, organisasi perempuan Muslimah, organisasi Hasta Karya, Pengurus DPD Pengajian Al-Hidayah DKI Jakarta, serta jamaah Pengajian Al-Hidayah.

Senam Pengajian Al-Hidayah menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-47 Pengajian Al-Hidayah yang mengusung tema “Bersatu dalam Ukhuwah, Berkhidmat untuk Umat, Berkarya untuk Indonesia.”

Bagi Luluk, kekuatan komunitas dapat menjadi modal penting untuk membuat gerakan hidup sehat semakin dekat dengan masyarakat. Dengan kolaborasi dan kegiatan yang berkelanjutan, budaya olahraga diharapkan dapat tumbuh menjadi bagian dari keseharian masyarakat (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA