Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ade Ginandjar, JAKARTA, DEWAN.ID – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ade Ginandjar, mengapresiasi langkah Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia melakukan rotasi komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Fraksi Golkar DPR RI.
Ade menilai keputusan tersebut merupakan bagian dari penyegaran sekaligus evaluasi organisasi untuk memperkuat kinerja Fraksi Golkar dalam menjalankan tugas-tugas parlemen.
“Saya mengapresiasi langkah Ketua Umum Bahlil Lahadalia melakukan penyegaran komposisi AKD Fraksi Golkar. Ini menunjukkan organisasi terus melakukan evaluasi untuk memastikan kader dapat bekerja secara optimal sesuai kebutuhan dan target yang ditetapkan,” ujar Ade melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Menurut Ade, rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang perlu disikapi secara positif. Perubahan penugasan dapat menjadi strategi untuk meningkatkan efektivitas kerja fraksi, terutama dalam menghadapi berbagai agenda nasional yang semakin kompleks.
Ade mengatakan langkah Bahlil menunjukkan bahwa Partai Golkar memiliki mekanisme evaluasi yang dinamis. Menurutnya, organisasi politik harus mampu menyesuaikan strategi apabila diperlukan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Ia menegaskan rotasi tidak semestinya dipahami sebagai bentuk hukuman bagi kader. Sebaliknya, perubahan penugasan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi agar setiap kader dapat memberikan kontribusi terbaik.
“Rotasi bukan persoalan siapa ditempatkan di mana. Setiap kader harus siap menerima amanah organisasi dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab,” kata Ade.
Ade juga mengapresiasi sikap Bahlil yang menempatkan kinerja sebagai salah satu pertimbangan dalam melakukan perubahan komposisi AKD.
Sebelumnya, Bahlil mengibaratkan rotasi kader seperti perubahan strategi sebuah tim sepak bola. Menurutnya, komposisi pemain dapat diubah apabila strategi sebelumnya belum mampu membawa tim mencapai target.
“Kalau komposisi yang lama belum bisa mencapai target, kita ubah lagi komposisinya. Jadi saya pikir itu suatu hal yang biasa saja,” ujar Bahlil.
Ade berharap penyegaran AKD dapat menjadi energi baru bagi Fraksi Golkar DPR RI untuk meningkatkan kualitas kerja di parlemen.
Menurutnya, anggota fraksi memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan dalam proses pengambilan kebijakan.
“Setelah rotasi ini, seluruh kader harus fokus bekerja. Kita harus memperkuat koordinasi dan memastikan setiap penugasan memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ade menambahkan, soliditas internal menjadi faktor penting agar Fraksi Golkar dapat mengawal agenda pembangunan nasional secara konsisten.
Ia menilai keberhasilan rotasi nantinya harus diukur dari peningkatan kinerja fraksi dan semakin kuatnya keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.
“Apa pun penugasannya, semangat kita harus tetap sama. Kita bekerja untuk rakyat, mengawal pembangunan, dan memastikan kebijakan negara memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkas Ade Ginandjar (red)
Tidak ada komentar