Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ade Ginandjar, JAKARTA, DEWAN.ID – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Ade Ginandjar, mengapresiasi bantuan yang diberikan DPP Partai Golkar kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurutnya, kepedulian tersebut memperlihatkan konsistensi partai dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, termasuk ketika warga menghadapi kondisi sulit.
Ade menilai keberadaan partai politik seharusnya tidak terbatas pada aktivitas elektoral. Partai juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir, mendengar kebutuhan masyarakat, dan ikut memberikan solusi ketika terjadi persoalan di tengah masyarakat.
“Saya melihat bantuan untuk masyarakat NTT bukan sekadar bantuan sosial. Ini merupakan bentuk kehadiran Partai Golkar di tengah masyarakat dan wujud kepedulian yang harus terus dipelihara,” ujar Ade melalui keterangannya di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Menurut Ade, politik yang berorientasi pada pengabdian harus mampu menjadikan masyarakat sebagai pusat perhatian. Kehadiran kader di tengah masyarakat, kata dia, menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi politik.
Ade mengatakan, masyarakat membutuhkan kehadiran nyata, bukan hanya pernyataan atau janji. Karena itu, berbagai bentuk kepedulian sosial harus terus dikembangkan oleh struktur dan kader Partai Golkar di seluruh Indonesia.
“Masyarakat tentu ingin melihat kerja nyata. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, kita hadir sesuai kemampuan kita. Inilah salah satu bentuk pengabdian yang harus terus kita bangun,” katanya.
Ia menilai bantuan kepada masyarakat NTT juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas kebangsaan. Indonesia, menurutnya, memiliki masyarakat yang tersebar di berbagai wilayah dengan kondisi dan tantangan yang berbeda-beda.
Karena itu, rasa kepedulian antardaerah perlu terus dibangun agar masyarakat merasakan bahwa mereka merupakan bagian dari satu kesatuan bangsa.
“NTT adalah bagian penting dari Indonesia. Ketika masyarakat di sana menghadapi persoalan, kepedulian dari saudara-saudaranya di daerah lain adalah bagian dari semangat kebangsaan dan gotong royong,” ujar Ade.
Ade berharap perhatian terhadap masyarakat NTT tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Ia mendorong agar proses pemulihan masyarakat juga mendapatkan perhatian, terutama terkait kebutuhan dasar dan keberlangsungan aktivitas warga.
Menurutnya, penanganan persoalan masyarakat membutuhkan kesinambungan antara bantuan sosial, kebijakan pemerintah, serta dukungan berbagai elemen masyarakat.
“Bantuan tentu penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan kehidupannya secara normal. Karena itu, proses pemulihan juga harus menjadi perhatian bersama,” tuturnya.
Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Ade menilai pembangunan infrastruktur dan konektivitas memiliki peran penting dalam mendukung pemulihan masyarakat di berbagai daerah.
Ia menegaskan bahwa pembangunan harus dilakukan secara merata sehingga masyarakat di daerah tidak merasa tertinggal dalam menikmati manfaat pembangunan nasional.
“Kita ingin pembangunan dan perhatian pemerintah maupun seluruh elemen bangsa dapat dirasakan secara merata. Tidak boleh ada masyarakat yang merasa sendirian ketika menghadapi persoalan,” katanya.
Ade pun mengajak kader Golkar menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian dari budaya organisasi, bukan sekadar kegiatan insidental.
“Golkar harus terus hadir bersama rakyat. Bukan hanya ketika ada agenda politik, tetapi setiap saat ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan dukungan. Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya,” pungkas Ade Ginandjar (RED)
Tidak ada komentar